Tapi sekarang kondisinya sudah berubah. Website-website mulai meninggalkan penggunaan flash dan beralih menggunakan javascript untuk keperluan animasi sederhana seperti slideshow. Apa sebabnya?
Waktu Loading
Time is money, dan tidak ada orang ingin membuang waktu untuk melihat asesories. Sayangnya animasi berbasis flash memang terbukti lebih lambat di load dibanding animasi berbasis javascript yang berbasis teks murni. Inilah alasan utama mengapa sebagian besar pemilik website ingin mengganti animasi berbasis flash ke javascript - bahkan jika mungkin tanpa animasi sama sekali.Update...lagi?
Secara berkala, Adobe mengeluarkan update flash player yang memaksa pengunjung untuk mengupdate versi flash player di komputernya hanya untuk melihat animasi, yang kadang terasa kurang manfaatnya. Ini berbeda dengan javascript yang relatif tidak membutuhkan update engine.Tidak di Index oleh Search Engine
Yah, ini berita buruk bagi website yang berorientasi bisnis. Animasi flash yang berbasis grafis (meski berbentuk teks) tidak dibaca sama sekali oleh search engine, termasuk Google. Karenanya, informasi yang ada dalam animasi tidak masuk dalam database search engine. Berbeda dengan javascript, informasi yang ingin anda sampaikan selama dalam bentuk teks maka akan di-index oleh mesin pencari dan ikut membantu keterbacaan website anda di mata pencari informasi.Nah, jika anda masih ingin menghiasi website atau blog bisnis anda dengan animasi flash, semoga artikel ini bisa dijadikan pertimbangan.
Ada komentar?





